Toko online tamiya yang menjual berbagai keperluan untuk Mini 4wd atau biasa disebut Tamiya di Surabaya Untuk pemesanan SMS: 0857 308 34 304 BBM: 276B93A1
PHOENIX MINI 4WD PRO Adalah sebuah toko Mini 4wd yang khusus menjual Mini 4WD Pro seperti Tamiya PRO, AULDEY Go for Speed, dan AODA. Mobil mini 4WD yang dijual adalah yang sudah dirombak dan dimodifikasi seperti gambar berikut :
Tamiya Pro
Auldey Go for Speed
Aoda Mowang
Pemesanan dapat melalui CS IMOGI MINI 4WD informasi kontak dapat dilihat di samping page berikut, Silahkan komunikasikan keinginan mobil mini anda, spek dan semua yang berhubungan dengannya, selamat menikmati layanan kami.
Read More......
Hy IMOGIERS Kali ini papa imogi menemukan suatu kecurangan yang dilakukan sama penjual spare part tamiya, dia bilangnya dinamo seperti ini dinamo setan, tapi kenyataannya malah seperti dinamo abis kerendem air 5 tahun hahhaa.. bayangin aja Tabung yang dipake itu non bearing, Magnet rusak parah sampe ngelupas, lilitan lumayan lah kayak auldey gold champ (kawatnya doang, gak tau larinya) dan yang papa imogi tau, dinamo setan itu pake bearing, magnet tebal mantap, angkur lilitan rapi. Biar lebih jelasnya tentang dinamo setan abal-abal ini bisa imogiers liat di bawah ini :
So papa Imogi cuma bisa bilang, teliti sebelum membeli hehehe...
Read More......
Spesifikasi :
1. AODA Mini 4WD
2. Ass Baja IMOGI (Khusus AODA)
3. Velg Teflon + Ban Evo Super
4. All Bearing NSK
5. Bemper Karbon AODA Mini 4WD
6. Ekor Bearing
7. Angkur Full Speed AODA RACING IMOGI
Read More......
Sekarang kok makin banyak saja pemain tamiya yang ingin memiliki Box HJH dan Box Plano 757, banyak yang tanya, "Bro box hjh ada??" ato "Bro box Plano ada???". Tapianehnya kok semakin jarang saja yang menjual box hjh atau box plano 757 ini. Buat yang belum tau apa itu Box HJH, atau Box Plano 757 bisa di liat di bawah ini
Box HJH
Buat Temen-temen yang mau beli Box ini langsung dari luar bisa lewat saya, kalau misalkan gak dapet di dalam negeri.
【 Avante X is Ready for Launch 】 This high-performance Mini 4WD racer features a 3-piece chassis with nose, center, and tail sections. Double shaft motor drives all 4 wheels and is located at the center of the chassis with 1 battery on each side, giving the chassis excellent balance. The new machine features a body styling evolved from the Avante Mk.II and the sharp form is recreated with tough ABS resin. The colorful white body is highlighted with neon green wheels. Equipped with the new N-02 nose unit and 4:1 gear ratio, this latest Avante is a force to be reckoned with. In addition, there is a large variety of Grade-Up Parts to choose from to customize your machine.
Length: 152mm
(Image shows assembled and painted model kit)
【 New Style Mini 4WD PRO Racing Machine 】 This high-performance Mini 4WD racer features a 3-piece chassis with nose, center, and tail sections for easy assembly. Double shaft motor drives all 4 wheels and is located at the center of the chassis with 1 battery on each side, giving the chassis excellent balance. This latest machine features the exciting body styling of it's larger brother, the glow engine R/C Nitrage 5.2. With its stylish rear wing and large diameter white wheels with slick tires, and 4:1 gear ratio, the Nitrage Jr. is a force to be reckoned with. In addition, there is a large variety of Grade-Up Parts to choose from to customize your machine.
【 Specifications 】 ●Length: 152mm ●Width: 92mm ●Motor included
Mini 4WD PRO Series No.23
Savanna Leo
Item No:18623
Length: 152mm
(Image shows assembled and painted model kit)
【 An Idea Becomes Reality 】
A special design contest was held in 2007 as part of Tamiya's Mini 4WD 25th Anniversary Project. Legions of Mini 4WD fans throughout Japan took this unique opportunity to submit their designs. In the end, the Savanna Leo, penned by 22 year old Hidemasa Komatsu was chosen as the winner. Like other Mini 4WD PRO machines, the Savanna Leo features a 3-piece chassis with nose, center, and tail sections for easy assembly. Double shaft motor drives all 4 wheels and is located at the center of the chassis with 1 battery on each side, giving the chassis excellent balance. With its stylish rear wing and large diameter wheels with slick tires, and 4:1 gear ratio, the Savanna Leo fits the image of a lion running through the plains. In addition, there is a large variety of Grade-Up Parts to choose from to customize your machine.
【 MS Chassis 】
The excellent three piece MS Chassis has its motor and battery loaded in the centerpiece, which provides superb stability at high speeds.
※Model's shape and color may vary from CG illustration
Hallo Imogiers.. Kali ini papa imogi akan memberikan sebuah tips bagaimana cara membuat chasis tamiya nascar, mudah-mudahan tips ini mudah dimengerti dan dipahami sehingga kamu bisa membuat tamiya nascar sendiri. Sebelum memulai ada baiknya kita menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan dalam pembuatan mobil nascar :
1. Bemper Nascar
2. Sasis (Gunakan sasis apa saja, namun saran papa gunakanlah sasis HJH buntung, karena presisi)
3. Bor Bor listrik atau (Paku dan palu) ukuran seperti mur yang biasa digunakan membuat tamiya
4. lem besi (alteco, dsb)
5. Mur baut
Setelah semua bahan-bahan dalam membuat tamiya nascar selesai sekarang adalah melakukan pengukuran untuk melubangi tamiya nascar kamu, kalau kamu ngukur sendiri mungkin akan makan waktu lama banget nah sekarang papa imogi mau ngasih desain atau diagram atau sketsa yang biasa digunakan papa imogi untuk membuat mobil nascar. berikut gambarnya :
gambar diatas merupakan gambar sketsa ukuran tamiya nascar, menggunakan karbon kevlar dan roller ukuran 16, kalau ada pertanyaan dengan membuat tamiya nascar menggunakan roller ukuran lain silahkan comment nanti papa kasih sketsanya... gmn? gampang kan... Selamat mencoba ya... Sukses deh..
Read More......
Di kalangan penghobi mini4wd speedchecker merupakan sesuatu yang penting untuk kita dapat melakukan pengukuran terhadap mobil kita.
Dalam speedchecker ini Pengukuran dapat dilakukan dengan 2 cara :
1. Menggunakan Mode Kecepatan (km/h) Hidupkan speedchecker, kemudian letakkan mobil dalam kondisi berjalan dan letakkan di atas bantalan putar. Setelah gambar mobil di layar berhenti berkedip tekan tombol "Start", perhatikan terus hingga terdengar beep panjang beberapa kali tanda pengukuran telah selesai. Speedchecker akan menampilkan nilai pengukuran tertinggi dari seluruh pengukuran. Hasil dari pengukuran ini adalah Kecepatan Maksimum yang ditempuh oleh mobil dalam satuan km/h
2. Menggunakan Mode Jarak Tempuh Hidupkan speedchecker, tekan tombol "Select" sehingga layar menampilkan angka "300" (angka tersebut adalah representasi dari jarak tempuh 300 meter ) kemudian letakkan mobil dalam kondisi berjalan dan letakkan di atas bantalan putar. Setelah gambar mobil di layar berhenti berkedip tekan tombol "Start", angka akan berganti menjadi waktu yang kita tempuh untuk mencapai 300 meter jarak tempuh.
Jarak tempuh pada saat pengukuran di representasikan dengan "bar" yang makin lama makin berkurang, setelah semua bar menghilang tandanya kita telah menempuh sejauh 300 meter dan pengukuran telah selesai. Hasil yang didapat adalah waktu tempuh sepanjang 300 meter dalam satuan detik (s)
PENTING!!! : Pada pengukuran menggunakan mode jarak tempuh ini kita dapat mengatur jarak tempuh kurang dari 300 meter.
Pengukuran kecepatan < 99 km/h
Pada mode pengukuran nomor 2 sering kita gunakan untuk mengukur kecepatan yang melebihi 100 km/h.
Perhitungan yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan rumus di bawah ini
Kecepatan (km/h) = (Jarak / waktu tempuh) X (3600/1000)
Contoh :
Jarak Tempuh = 300 meter
Waktu tempuh = 10 detik
Menggunakan rumus di atas :
Kecepatan = (300/10) x 3,6 = 108 km/h
Pengukuran RPM Ban
Rotation Per Minute atau RPM secara sederhana juga dapat diukur menggunakan cara nomor 2 yaitu dengan rumus :
RPM = ((60 / waktu tempuh) x jarak tempuh ) / keliling Ban
Contoh :
Keliling ban = 5cm = 0,05 meter
Jarak Tempuh = 300 meter
Waktu Tempuh = 10 detik
Menggunakan rumus :
RPM = ((60/10) x 300) / 0.05 = 36.000 rpm
Sepintas memang alat ini adalah miniatur dari dynotest yang biasa kita jumpai di bengkel-bengkel Dynotest tapi ternyata fasilitas yang disediakan oleh speedchecker ini tidak selengkap yang biasa kita jumpai di bengkel-bengkel dynotest. Di speedchecker kita hanya bisa mengukur kecepatan, waktu tempuh dan RPM karena parameter yang disediakan hanya berdasarkan putaran ban. Sementara DynoTest selain kecepatan juga menyediakan perhitungan Horse Power (HP = Torque x RPM), Torque dengan perhitungan Gaya Putar Piston kendaraan dengan satuan Newton dikalikan dengan Jarak dengan satuan meter (Torque = F x r) dan lebih spesifik Dynotest dapat pula menghitung putaran mesin bukan putaran ban seperti yang sudah dijelaskan di atas.
Secara umum speedchecker sudah sangat membantu mengetahui parameter yang ada di mesin kita, walaupun tidak merepresentasikan kondisi sebenarnya, karena ketika kita menjalankan mobil di track maka faktor-faktor lain seperti derajat tiang, kondisi dan jenis ban, jenis dan jumlah roler, gaya gesekan statis dan kinetis dengan track, serta kondisi dan track pada saat pengukuran dan lain-lain amat mempengaruhi perhitungan kecepatan yang di hasilkan, sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa speedchecker dapat digunakan hanya untuk pengukuran awal dan bukan pengukuran detil lanjutan karena untuk hal tersebut dibutuhkan beberapa parameter yang tidak dapat kita dapatkan pada speedchecker.